Thursday, May 24, 2018

11 Unsur Jurnalistik


1. Keluarbiasaan. Sesuatu yang unik, aneh dan tidak biasa (unusualness) tentu akan lebih menarik banyak perhatian dibanding hal yang umum terjadi. Keluarbiasaan suatu kejadian dapat dilihat dari aspek lokasi, waktu terjadinya, dan dampak yang ditimbulkannya.
Foto: Nyawa seorang wanita berhasil diselamatkan saat penyerangan di Las Vegas berkat iPhone yang menahan peluru yang ditembakan pelaku.





2. Proximity. Ialah keterdekatan/keterkaitan peristiwa dengan pembaca atau pemirsa dalam kehidupan mereka. Orang-orang akan tertarik dengan berita-berita yang menyangkut kehidupan mereka, seperti keluarga atau kawan-kawan mereka, atau kota mereka beserta klub-klub olahraga yang mereka kenali setiap hari.
Foto: Musim hujan rawan banjir, pemerintah membersihkan gorong-gorong sekitar Jalan Gajah Mada.
Narasi: Petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Buleleng membersihkan gorong-gorong sekitar Jalan Gajah Mada karena rawannya banjir di tempat tersebut saat musim hujan datang. Mayoritas penyumbatnya adalah sampah-sampah plastik yang mungkin berasal dari masyarakat setempat.




3. Kebaruan. Artinya terkait dengan kesegaran peristiwa yang dilaporkan. Sebuah berita dinyatakan sebagai laporan dari apa yang baru saja terjadi.
Foto: Mark Zuckerberg memberi kesaksian di hadapan Kongres setelah bulan lalu terungkap, perusahaan data Cambridge Analytica,  mendapatkan akses 87 juta data pengguna Facebook selama Pemilihan Presiden 2016.





4. Dampak. Seberapa besar dampak (impact) suatu kejadian; seberapa banyak orang yang terkena dampak, seberapa luas, seberapa lama pula dampak tersebut dirasakan. Semakin besar dampak dari suatu peristiwa, maka akan semakin tinggi pula nilai beritanya.
Foto: Seorang bule diketahui bernama Bernat Porelmundo nekat naik dan duduk di padmasana Pura Besakih.




5. Human Interest. Ketertarikan manusiawi (human interest) suatu peristiwa kadang dapat menimbulkan efek emosi yang berarti pada diri khalayak. Berita yang demikian merupakan berita yang dapat memiliki nilai human interest.
Foto: Seorang warga negara asing yang mengaku bernama Benjamin dari Jerman menjadi pusat perhatian pengguna jalan karena mengemis di Jalan Raya Kuta, Bali.



6. Scandal. Segala sesuatu yang berhubungan dengan scandal mampu menarik perhatian orang banyak. Contohnya berita perselingkuhan pejabat dengan seorang artis, atau berita tentang terjadinya pelecehan sesksual pada murid di sebuah Sekolah Dasar, atau tindakan asusila lainnya.
Foto: Seorang polisi menggerebek istrinya sendiri yang sedang selingkuh di kamar kos bersama laki-laki lain.



7. Konflik. Konflik selalu terjadi dalam kehidupan manusia. Konflik merupakan sumber berita yang tak pernah ada habisnya. Contohnya konflik antara artis Mulan Jamela dan Maia mantan istri Ahmad Dhani, berita tentang Mulan Jamela selalu menarik perhatian para hatersnya. Atau berita mengenai konflik antara Indonesia dan China di perairan Natuna, akan terus menarik selama putusan pengadilan Internasional belum disetujui kedua belah pihak.
Foto: Aremania yang tak kuasa menahan sedih karena performa buruk, rusuh dengan merangsek masuk ke lapangan pertandingan.



8. Terkenal. Ketika sesuatu menjadi terkenal, maka akan muncul ketertarikan dari orang-orang untuk mengetahui lebih jauh tentang sesuatu hal tersebut.
Foto: Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana bersama jajaran guru dan pejabat saat penyerahan poster Bung Karno.
Narasi: Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana berfoto bersama jajaran guru dan pejabat saat penyerahan poster Bung Karno serangkaian acara Sosialisasi Pendidikan Karakter di SMPN 1 Singaraja.


9. Surprising. Peristiwa yang mengejutkan, yang tidak disangka – sangka akan terjadi (suprising) merupakan sebuah berita yang bernilai. Contohnya mengenai kemenangan Timnas Bridge Indonesia Indonesia di CCBA Open Team di Tiongkok pada 16-19 April 2016 lalu. Atau kemenangan pelajar Indonesia dalam Olimpiade Matematika Internasional
Foto: Tim U-18 Indonesia menang melawan Filipina dengan skor yang tak disangka-sangka, 9-0.



10. Aktual. Keaktualan sebuah berita sangat penting. Berita akan jauh lebih menarik perhatian mayarakat ketika berita tersebut masih hangat dibicarakan, belum lama/ sedang terjadi. Semakin aktual sebuah berita, semakin tinggi pula nilai berita tersebut. Terdapat tiga kategori aktual, yaitu aktual kalender, aktual waktu dan aktual masalah.
Aktual kalender contohnya berita tentang peringatan hari Kartini, atau peringatan Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus. Aktual waktu contohnya berita quick count hasil pemilihan presiden. Berita tersebut tidak akan menarik lagi ketika prisiden telah terpilih. Peristiwa yang terjadi bulan lalu tentu juga akan kalah menarik dibanding peristiwa yang tengah terjadi hari ini.
Aktual masalah contohnya berita tentang pembunuhan, selama pelaku belum terungkap dan kasusnya belum tuntas, berita yang berkaitan dengan hal ini masih bernilai tinggi sebab masih hangat dibicarakan.
Foto: Peringati Hari Bumi, SDN Ungaran 1 Yogyakarta Gelar Lomba Fashion Show Barang Daur Ulang

11. Informasi. Informasi dalam berita sangat penting, berita harus memberikan informasi yang jelas dan dapat dipercaya bagi pembacanya. Informasi dapat menghilangkan ketidakpastian yang terjadi di masyarakat. Contohnya informasi mengenai naiknya tarif listrik bagi pelanggan listrik 900 Va karena subsidinya dicabut pemerintah dalam tiga tahap mulai tahun 2017. Atau informasi mengenai besaran suatu gempa, dan dampak yang ditimbulkannya.
Foto: Kabar Facebook bakal diblokir di Indonesia pada tanggal 24 April, mendadak ramai dibagikan di media sosial.

No comments:

Post a Comment